Dosen Prodi TBI UIN Madura Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICAiECSM 2026 di India
- Diposting Oleh Admin Web TBI
- Sabtu, 26 September 2026
- Dilihat 43 Kali
Dr. Abd. Ghofur, M.Pd., dosen prodi TBI sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura, kembali mendapat kepercayaan untuk tampil pada forum akademik internasional. Ia didapuk sebagai keynote speaker dalam International Conference on AI-Driven Innovation in Engineering, Sciences, Management and Commerce 2026 (ICAiECSM 2026)
Konferensi internasional tersebut diselenggarakan pada 26–27 September 2026 secara daring oleh Department of Commerce, Little Flower College (Autonomous), Guruvayur, Kerala, India, berkolaborasi dengan Eclearnix Edtech Private Limited, Coimbatore, Tamil Nadu, India. Forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan peserta dari berbagai latar keilmuan untuk membahas perkembangan serta pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pendidikan, sains, teknik, manajemen, dan perdagangan.
Pada forum tersebut, Dr. Abd. Ghofur akan menyampaikan materi bertajuk “From AI Assistance to AI Dependence: Mapping University Students’ Changing Learning Behaviors in the Generative AI Era.”Materi ini mengangkat perubahan perilaku belajar mahasiswa seiring semakin masifnya penggunaan Generative AI dalam aktivitas akademik.
Presentasi tersebut tidak hanya melihat AI sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga menyoroti pergeseran pola pemanfaatannya, mulai dari fungsi pendukung untuk memperoleh informasi dan mengembangkan ide hingga munculnya kecenderungan ketergantungan dalam menyelesaikan tugas akademik. Isu literasi AI, kemandirian belajar, kemampuan berpikir kritis, integritas akademik, dan penggunaan AI secara etis menjadi bagian penting dari pembahasan.
Keterlibatan Dr. Abd. Ghofur sebagai keynote speaker menjadi salah satu bentuk kontribusi akademisi Indonesia dalam percakapan global mengenai transformasi pendidikan pada era kecerdasan buatan. Kesempatan tersebut sekaligus membuka ruang jejaring dan kolaborasi internasional antara UIN Madura dengan berbagai institusi serta akademisi luar negeri.
Melalui forum ICAiECSM 2026, diharapkan pemanfaatan AI di perguruan tinggi tidak semata berorientasi pada efisiensi, tetapi diarahkan untuk memperkuat Human agency, critical thinking, academic integrity, dan responsible AI use dalam proses pembelajaran.