Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

tbi@iainmadura.ac.id

Membanggakan: Dosen Prodi Tadris Bahasa Inggris UIN Madura Berhasil Raih Gelar Doktor

  • Diposting Oleh Admin Web TBI
  • Senin, 6 Juli 2026
  • Dilihat 118 Kali
Bagikan ke

Pamekasan, 5 Juli 2026 — Satu lagi lembaran keberhasilan gemilang tertulis dalam sejarah perjalanan akademik Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Universitas Islam Negeri Madura. Pada hari Minggu yang penuh berkah ini, seluruh civitas akademika merasakan kebanggaan yang luar biasa atas keberhasilan salah satu dosen terbaiknya, Dr. Eva Nikmatul Rabbianty, M.Pd., yang resmi dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi wisuda sebagai doktor dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Malang.

Perjuangan panjang yang ditempuh dengan kesabaran, ketekunan yang tak pernah surut, serta semangat mencari ilmu yang terus menyala akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Beliau berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dengan sangat baik dan meraih gelar doktor melalui karya penelitian yang sangat bermakna dan relevan dengan tantangan pendidikan masa kini, berjudul “Cultivating Eco Minds: Environmental Project-Based Language Learning for Young English Learners”.

Lebih dari Sekadar Menguasai Bahasa, Membentuk Karakter dan Kepedulian

Selama ini, Dr. Eva memang dikenal sebagai pendidik yang memiliki perhatian besar terhadap bagaimana menjadikan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai sesuatu yang bermanfaat lebih luas, bukan sekadar kemampuan berbahasa semata. Melalui disertasinya, beliau membuktikan bahwa Bahasa Inggris dapat menjadi jembatan indah untuk menanamkan nilai-nilai luhur dan kesadaran sejak usia dini.

Gagasan yang diusungnya sangat menarik: pembelajaran Bahasa Inggris bagi anak tidak perlu terasa kaku atau hanya berfokus pada hafalan kosakata serta aturan tata bahasa. Sebaliknya, bahasa ini dapat dijadikan sarana yang menyenangkan untuk memperkenalkan anak pada dunia sekitarnya. Beliau mengembangkan sebuah pendekatan pembelajaran yang menyatukan dua hal penting sekaligus: penguasaan keterampilan berbahasa dan pendidikan kepedulian lingkungan.

Dalam model yang dikembangkannya, anak-anak diajak belajar melalui kegiatan nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari mempelajari kosakata dan berlatih berbicara sambil merawat tanaman, membahas cara menghemat air dan energi, memahami bahaya sampah plastik, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan sungai. Setiap topik disajikan dengan cara yang menyenangkan sehingga anak merasa sedang bermain dan menjelajah, bukan sedang mengerjakan tugas sekolah yang membosankan.

Belajar Aktif: Mengamati, Berbuat, dan Memahami Makna

Pendekatan ini menempatkan anak sebagai pelaku utama dalam proses belajar. Mereka tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan, tetapi diajak untuk mengamati lingkungan, mengajukan pertanyaan, bekerja sama dengan teman, menciptakan karya sederhana, hingga melakukan aksi nyata yang sesuai dengan usia dan kemampuan mereka.

Dengan cara ini, proses belajar menjadi lebih hidup dan bermakna. Di samping kemampuan berbahasa yang terus berkembang, anak-anak secara perlahan tumbuh menjadi pribadi yang peka terhadap kondisi alam sekitar. Mereka mulai memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari rasa syukur dan tanggung jawab kita sebagai manusia terhadap ciptaan Tuhan. Nilai-nilai seperti kasih sayang terhadap makhluk hidup, sikap amanah, hidup sederhana, serta tanggung jawab sosial pun tumbuh secara alami dalam diri mereka.

Sebuah Inspirasi dan Kontribusi Nyata bagi Dunia Pendidikan

Keberhasilan ini tentu menjadi kebanggaan bersama, bukan hanya bagi Dr. Eva secara pribadi, tetapi juga bagi keluarga besar Prodi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas, serta seluruh warga UIN Madura. Penyelesaian studi doktoral ini semakin memperkuat peran dan kontribusi beliau dalam dunia pendidikan, khususnya dalam kajian pengajaran Bahasa Inggris untuk anak usia dini, pendidikan lingkungan, hingga penerapan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran.

Hasil penelitian dan gagasan yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi panduan dan referensi berharga bagi para pendidik di mana pun. Ini membuka wawasan baru bahwa Bahasa Inggris bukan sekadar alat komunikasi global, melainkan juga sarana yang sangat efektif untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang bersih, jiwa yang peduli, dan tanggung jawab yang kuat terhadap keberlangsungan kehidupan di bumi ini.

Semoga keberhasilan ini menjadi sumber semangat dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan kampus. Semoga ilmu yang telah diraih dapat diamalkan, dikembangkan, dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan umat. Selamat dan sukses yang setinggi-tingginya untuk Dr. Eva Nikmatul Rabbianty, M.Pd.!