Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

tbi@iainmadura.ac.id

Rapat Evaluasi dan Persiapan Perkuliahan prodi TBI Semester Genap 2025-2026

  • Diposting Oleh Admin Web TBI
  • Rabu, 18 Februari 2026
  • Dilihat 63 Kali
Bagikan ke

[Pamekasan, 18/02/206] – Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura baru saja menggelar rapat penting yang membahas evaluasi perkuliahan semester Ganjil dan persiapan untuk semester Genap tahun akademik 2025-2026. Suasana Café Aisyah menjadi saksi bisu diskusi hangat yang dihadiri oleh seluruh jajaran dosen prodi TBI, dipimpin langsung oleh Ketua Prodi.

Rapat dimulai dengan menyoroti beberapa catatan penting dari evaluasi perkuliahan semester Ganjil. Diungkapkan bahwa masih ada beberapa dosen yang perlu meningkatkan ketertiban dalam hal pengumpulan RPS (Rencana Pembelajaran Semester) beserta kelengkapannya, penyusunan soal UTS dan UAS, serta kedisiplinan kehadiran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Meskipun pelaksanaan PLK (Praktik Lapangan Kependidikan) dan kuliah tamu sudah memenuhi standar minimal, seluruh peserta rapat sepakat untuk terus berupaya meningkatkannya di semester yang akan datang.

Tak hanya soal perkuliahan, evaluasi juga menyentuh bidang penelitian dan pengabdian. Prodi TBI patut berbangga karena telah berhasil melaksanakan dua penelitian dan tiga kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Namun, pekerjaan rumah masih menanti, yaitu bagaimana mempercepat publikasi luaran dari kegiatan-kegiatan tersebut. Selain itu, diskusi mendalam juga dilakukan terkait kepakaran dosen, di mana masih ada beberapa yang perlu memantapkan bidang keahliannya.

Dalam sesi penguatan tata kelola dan peran dosen, Bapak Mulyadi memberikan arahan yang sangat jelas dan komprehensif. Beliau menekankan pentingnya setiap dosen memahami tugas dan fungsi masing-masing sesuai dengan Ortaker UIN Madura. RPS juga menjadi perhatian khusus, di mana perlu adanya pembaruan dengan mengintegrasikan hasil penelitian dosen, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta pengalaman PLK. Untuk memastikan kualitas RPS yang optimal, revisi akan melibatkan dosen-dosen senior yang berpengalaman. Lebih lanjut, kepakaran dosen perlu diperjelas dalam tiga konteks utama: kenaikan pangkat/jabatan fungsional, roadmap penelitian, publikasi, dan pengabdian, serta kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran (CPL) mata kuliah.

Bapak Gafur kemudian memaparkan strategi untuk mempertahankan predikat prodi unggul yang telah diraih. Tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana memastikan pemenuhan outcomes dosen dan mahasiswa. Target publikasi pun ditetapkan, yaitu minimal Sinta 3 untuk Asisten Ahli, minimal Sinta 2 untuk Lektor, dan minimal Sinta 4 untuk mahasiswa. Selain itu, prodi TBI juga berencana menyelenggarakan Sertifikasi Trainer (ToT) bagi para dosen, memperkuat kerjasama dengan industri sesuai dengan klausul LAMDIK, mengadakan rapat monitoring bulanan untuk mengevaluasi capaian kinerja, serta mendorong budaya kolaborasi penulisan antar dosen.

Ibu Eva memberikan usulan menarik terkait kolaborasi internasional. Beliau mengusulkan penyelenggaraan International Virtual Conference yang melibatkan berbagai pihak, seperti UB, prodi TBI, Jurnal Panyonara, Jurnal Okara, dan S2C. Tujuan utama dari konferensi ini adalah untuk memperluas jaringan akademik dan membuka peluang publikasi di jurnal-jurnal bereputasi internasional.

Penguatan luaran akademik juga menjadi perhatian serius. Bapak Mosleh menekankan pentingnya meningkatkan jumlah publikasi artikel ilmiah dan book chapter sebagai bagian tak terpisahkan dari kegiatan penelitian dosen.

Terakhir, Bapak Roda’i mengingatkan tentang pentingnya sinkronisasi kepakaran dosen dengan disertasi yang sedang atau telah diselesaikan. Hal ini bertujuan untuk memastikan konsistensi roadmap penelitian dan efektivitas dalam proses pembimbingan mahasiswa.

Dengan semangat yang membara, seluruh peserta rapat berharap bahwa hasil evaluasi dan rencana persiapan yang telah disusun dapat menjadi landasan yang kokoh untuk meningkatkan kualitas perkuliahan, penelitian, dan pengabdian di prodi TBI. Tujuannya jelas, yaitu memperkuat posisi prodi TBI sebagai salah satu prodi unggulan di UIN Madura.

Acara rapat juga diisi dengan momen lepas pisah dengan Bapak Achmad Baidawi yang telah menjabat sebagai Sekprodi TBI selama periode 2022-2025. Ms. Nina Khayatul Virdyna menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Bapak Baidawi selama mengemban amanah sebagai Sekprodi.

"Pak Baidawi telah memberikan banyak kontribusi positif bagi perkembangan prodi TBI. Kami semua mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan pengabdian beliau," tuturnya.

Acara perpisahan berlangsung haru. Semoga silaturahmi dan kerjasama yang baik tetap terjalin meskipun Bapak Baidawi tidak lagi menjabat sebagai Sekprodi.